Rabu, 23 November 2016

SISTEM BISNIS PERUSAHAAN



Sistem Informasi Manajemen


 SISTEM BISNIS PERUSAHAAN
*           BAGIAN I
Nilai bisnis yang utama dari hubungan pelanggan saat ini adalah tidak terbantahkan. Bisnis yang berfokus pelanggan merupakan salah satu strategi bisnis puncak yang dapat didukung oleh teknologi informasi. Banyak perusahaan yang melaksanakan inisiatif bisnis manajemen hubungan pelanggan ( customer relationship manajement – CRM ).
CRM menggunakan teknologi informasi untuk menciptakan  system perusahaan lintas fungsional yang terintegrasi dan mengotomatisasi banyak proses melayani pelanggan pada penjualan,  pemasaran,  dan layanan pelanggan yang berinteraksi dengan pelanggan perusahaan.
System CRM juga menciptakan kerangka kerja TI dari perangkat lunak dan basis data berbantu situs yang mengintegrasikan semua proses ini dengan sisa operasi bisnis perusahaan. System CRM menyertakan modul perangkat lunak perushaan yang menyediakan alat untuk memudahkan sebuah bisnis dan karyawannya untuk mengirimkan layanan yang cepat, nyaman, dapat diandalkan,  dan konsisten kepada pelanggannya.
Perangkat lunak CRM membantu pelaku penjualan,  pemasaran, dan layanan menangkap dan melacak data yang relevan mengenai setiap kontak di masa lalu dan yang direncanakan dengan kemungkinan dan pelanggan, layaknyabisnis lainnya dan peristiwa siklus hidup pelanggan. Informasi yang ditangkap dari seluruh titik sentuh pelanggan,  seperti telepon,  faks, surat elektronik,  situs perusahaan, toko ritel,  kios,  dan kontak pribadi. System  CRM menyimpan data yang berbasis data pelanggan yang mengintegrasikan seluruh akun informasi pelanggan dan membuatnya tersedia di seluruh perusahaan melalui internet, intranet, atau tautan jaringan lainnya untuk penjualan,  pemasaran,  layanan,  dan aplikasi CRM lainnya.
*    Penjualan
Sebuah system CRM menyediakan perwakilan penjualan dengan alat perangkat lunak dan sumber data perusahaan yang mereka butuhkan untuk mendukung dan mengelola aktivitas penjualan mereka, dan mengoptimalkan penjualan silang dan penjualan keatas.
Contoh-contohnya meliputi penjualan informasi produk, konfigurasiproduk, dan kemampuan penghasil penawar penjualan. Sebagai contoh, suatu system CRM akan mengingatkan perwakilan penjualan di Bank untuk menghubungi nasabah yang mneyimpan dalam jumlah besar untuk menjual kredit utama mereka atau layanan investasi.
*    Pemasaran dan Pemenuhan
Perangkat lunak CRM membantu pelaku pemasaran menangkap dan mengelola data calon pembeli dan respon pelanggan dalam basis data CRM dan menganalisa pelanggan dan nilai bisnis dari kampanye pemasaran langsung perusahaan.
*    Layanan dan Dukungan Pelanggan
CRM menyediakan perwakilan layanan dengan alat perangkat lunak dan sebuah akses seketika pada basis data pelanggan biasa yang dibagi pelaku penjualan da pemasaran.
*    Retensi dan Program Loyalitas
Mempertimbangkan hal-hal berikut ini :
·          Biayanya enam kali lebih untuk menjual kepada pelanggan baru daripada menjual kepada yang sudah ada.
·          Pelanggan yang umumnya tidak puas akan menyampaikan kepada delapan sampai sepuluh orang mengenai pengalamannya.
·          Sebuah perusahaan dapat dinaikkan keuntungan sampai 85% dengan menambha retensi pelanggan tahunannya hanya sebesar 5%.
·          Hambatan dari menjual sebuah produk kepada pelanggan baru sebsar 15%, dimana hambatan dari menjual sebuah produk kepada pelanggan yang sudah ada sebesar 50%.
·          Tujuh puluh persen dari keluhan pelanggan akan melakukan bisnis dengan perusahaan kembali apabila masalah layanan ini segera diurus.
Tiga Tahapan CRM
          CRM sebagai sebuah sistem terintegritasi dari alat perangkat lunak berbantu situs dan basis data yang menyelesaikan berbagai proses bisnis yang berfokus pada pelanggan yang mendukung tiga tahapan dari hubungan antara sebuah bisnis dengan pelanggannya.
·     Mendapatkan : sebuah bisnis mengandalkan pada alat perangkat lunak CRM dan basis data untuk membantunya mendapatkan pelanggan baru dengan melakukan pekerjaan yang lebih tinggi dari manajemn kontak, prospek penjualan, penjualan, pemasaran langsung dan pemenuhan. Tujuan dari fungsi CRM ini adalah membantu pelanggan memahami nilai dari sebuah produk superior yang ditawarkan oleh perusahaan terkemukan.
·     Meningkatkan . manajemen akan berbantu situs dan layanan pelanggan, serta alat pendukung membantu menjaga pelanggan tetap puas oleh layanan unggul dari tim penjualan yang responsive dalam jaringan dan layanan khusus, serta mitra bisnis. Tenaga penjualan CRM dan alat pemasaran langsung serta alat pemenuhan membantu perusahaan menjual silang dan menjual ke atas kepada pelanggannya. Nilai yang dilihat pelanggan adalah kenyamanan pada satu tempat berbelanja dengan harga yang menarik.
·     Mempertahankan . perangkat lunak dan basis data analiti CRM membantu perusahaan mengidentifikasi secara proaktif dan menghargai pelanggan yang paling loyal dan menguntungkan serta memperluas bisnis mereka melalui target pemasaran dan program hubungan pemasaran. Nilai yang dilihat oleh pelanggan adalah hubungan bisnis pribadi yang berharga dengan perusahaan mereka.
Manfaat dan Tantangan dari CRM
          CRM memungkinkan sebuah bisnis untuk mengidentifikasi dan membuat target bagi pelanggan yang terbaik - mereka yang paling menguntungkan bisnis – sehingga mereka dapat dipertahankan sebagai pelanggan abadi untuk mendapatkan layanan yang lebih banyak dan lebih menguntungkan.
          CRM juga dapat melacak kapan pelanggan menghubungi perusahaan, terlepas dari titik kontak. Sistem CRM dapat memudahkan sebuah perusahaan untuk menyediakan pengalaman pelanggan yang konsisten dan layanan dan dukungan superior di seluruh titik kontak yang dipilih pelanggan. Manfaat ini akan memberikan nilai bisnis strategis kepada perusahaan dan nilai pelanggan utama kepada pelanggannya.









Kegagalan CRM
Alasan utama kegagalan atau ketidakpuasan dari gagasan CRM adalah hal yang cukup akrab :
·          Kurangnya pemahaman dan persiapan
·          Terlalu sering manajer bisnis bergantung pada aplikasi baru yang utama dari teknologi informasi (seperti CRM) untuk menyelesaikan masalah bisnis tanpa terlebih dahulu mengembangkan perubahan proses bisnis dan mengubah program manajemn yang dibutuhkan.
Contoh :
-       Proyek CRM yang gagal diterapkan tanpa adanya keikutsertaan pemangku kepentingan bisnis
-       Karyawan dan pelanggan tidak dipersiapkan terhadap proses baru atau tantangan yang merupakan bagian dari implementasi CRM baru.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar